Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisipendekindonesia sedekahpuisi membukaramadan puisimilenial

MEMELIHARA KUNCI

MEMELIHARA KUNCI ------ MEMBUKA RAMADAN hujan jam sembilan menyentuh touchscreen aku menulis keajaiban Ramadan Kemayoran, 2018 ----- Masih dalam suasana menikmati sepoi angin Ramadan yang damai dan malamnya yang indah penuh berkah. Sekarang kita menengok lagi satu puisi saya dari 9 Puisi Di Atas Tisu yang diterbitkan dalam antologi Sedekah Puisi (Penebar Media Pustaka, Yogyakarta). Berjudul, Membuka Ramadan. Membuka Ramadan akan langsung membawa kita pada dua persepsi sekaligus. Pertama, mengawali puasa Ramadan yang biasanya marak dengan iklan-iklan, "marhaban ya Ramadan". Dalam kontek ini kita bisa menikmati sajian budaya khas Nusantara, diantaranya: 1. Kita mengenal istilah populer malam nisfu Sya'ban. Pada bulan ini juga dikenal hari berpuasa, yang oleh banyak pihak di Indonesia sekaligus disadari sebagai latihan awal sebelum masuk sebulan puasa Ramadan. 2. Munggahan. Yaitu makan bersama di hari-hari terakhir menjelang Ramadan. Bisa sekeluarga, beberapa kelu...