MANUSIA SEPERTIGA MALAM TERAKHIR TERTOLAK ANTOLOGI PESISIRAN
MANUSIA SEPERTIGA MALAM TERAKHIR setelah membagi Romadon menjadi tiga yang seperti puzzle disusun berabad-abad aku selalu menggenggam cahaya melintasi tiga perjalanan yang berakhir di atas sajadah pada sepertiga malam terakhir seperi minum zamzam abadi aku mengambilnya meneguknya dan berakhir pada rasa syukur karena selalu menikmati yang diminta: setelah melewati syariat dengan tarikatnya mendapati cahaya hakekat berdiam di makrifatullah setelah gagal membagi Romadon menjadi tiga yang seperti pekerjaan rumah sepanjang sejarah manusia aku selalu menggenggam cahaya melintasi satu perjalanan saja di dalam selengkap sunah Nabi yang disebut perjalanan sepertiga malam terakhir seperi minum air surgawi aku menikmati syukur tak berkesudahan karena semua telah Allah sempurnakan: setelah makrifatullah menjalani kesiap-siagaan yang ihlas dalam ukuran-ukurannya menjadi rahmat bagi diri bagi kehidupan manusi...