HIDUP RAMADAN (4)
hidup ini wajib puasa sebab dengan menahan diri akan hadir kemuliaan dan kesejahteraan Dari puisi Hidup Ramadan Buku Tadarus Puisi - Penebar Media Pustaka - Yogyakarta ---- Tulisan ini dibuat pada hari ke 5 bulan suci Ramadan 1440-H. Jadi wajar kalau ditengahi oleh beberapa kenangan silam, terutama peristiwa pada bulan-bulan Ramadan tahun lalu. Dari serentetan kenangan itu ada juga yang membekas kurang sedap rasanya, yang membutuhkan momen pelepasan. Misalnya dua peristiwa ini. Pertama, dulu saya pernah menerbitkan buku antologi puisi, Syair Wangi. Sebagai buku komunitas, buku ini terutama saya harapkan bisa menjadi teman saat merenung bersama komunitas-komunitas yang bakal saya temui di manapun. Isinya syair berantai yang terinspirasi oleh kedasyatan 99 asmaul husna. Dinikmati dari ke-Nusantaraan yang indah, damai dan mesra. Tetapi ada seseorang yang sama sekali tidak menyambut sukacita buku saya itu. Jangankan berniat membeli dia bahkan berdalih dengan nada meledek, "Sud...