Postingan

Menampilkan postingan dengan label genderuwo

HANTU VIRAL?

Gambar
HARI MENEPATI JANJI  matahari menyengat tiang besi pagi sudah tinggi duha kubawa menghabisi diri semangat semangat semangat ini hari menepati perjanjian lagi siapa di depan menanti siapa di belakang mengikuti kita satu hati besi sudah terbakar matahari sudah, jangan saling menyakiti! Kemayoran, 13102018 #puisipendekindonesia ------- Puisi di atas saya buat jauh waktu sebelum ada niat membuat tulisan ini. Dalam hidup saya, saya mengenal dua kali sebutan gendruwo. Pertama waktu saya kanak-kanak. Para orangtua di Jawa biasa mengucap, "Awas nanti diculik gendruwo". Yang maksudnya agar kami jadi anak soleh dan selalu nurut kepada orangtua. Termasuk jam magrib harus sudah di rumah karena itu jam sholat. Jangan keluyuran gak jelas. Karena tidak ada orang tua baik-baik yang menginginkan anak-anaknya celaka. Gendruwo kepada anak-anak kala itu diceritakan bertubuh besar dan gelap. Berjalan tegak seperti manusia tetapi agak bungkuk. Tubuhnya berbulu. Bercula, bertaring...