10. ORANG RADIO INDONESIA 0091-0100
0091
DUA TABU
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Ada dua tabu di ruang siaran.
Pertama, salah putar lagu dan iklan. Bayangkan kalau kita menyebut lagu Syahrini yang akan duputar tetapi nyatanya lagu penyanyi lain yang kita putar. Mungkin karena posisi kolom lagu menunjukkan kemiripan dua judul lagu dari dua penyanyi berbeda. Bayangkan pula kalau kita wajib memutar iklan sponsor Kopi A, tetapi kita malah memutar kompetiternya, kopi B. Mungkin karena sama-sama kopi, jadi kita kurang kontrol. Merasa tidak salah klik.
Tabu kedua, adalah lupa menutup mikrofon, biasanya pada saat lagu diputar. Akibatnya suara penyiar dan narasumber pada saat berdiskusi secara off air bisa naik ke udara. Bayangkan kalau isinya adalah hal-hal yang tidak layak siar. Atau penyiar tiba-tiba bercanda bebas dengan teman sesama crew.
Inilah sebabnya pengarah acara biasanya meminta ketenangan penyiar wajib dijaga. Tidak grusa-grusu. Penuh persiapan. Koordinasi berjalan cermat dan sigap. Mulai segala sesuatu dengan doa yang khidmad.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0092
MENGGAMBAR & MENARI
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Kita ingat. Ada proses menggambar cermat yang diawali dengan garis-garis tipis yang mudah dihapus kalau ada kekeluruan. Detil-detilnya sangat diperhatikan. Tetapi ada juga menggambar ekspresif. Bahkan salah coret pun diberi argumen 'takdir' memang harus begitu terjadinya. Semua seperti kesengajaan. Salah-salah coret yang tidak salah itu, di tangan maestro harganya mahal.
Contoh pertama mirip kerja di ruang rekaman. Salah, hapus. Kalau perlu naik rekaman 10 hari, baru selesai, asal masih ada waktu. Tetapi bagaimana nasib orang radio di ruang siaran? Mungkin lebih mirip contoh kedua. Musik intro kekencengan, anggap sengaja! Narik backsound terlalu cepat, kurang lembut, anggap sengaja! Yang penting ditutup oleh keluwesan. Sambil dalam hati introspeksi, harus konsentrasi penuh!
Itulah padu-padan dunia lukis (gambar) dan dunia siaran. Apalagi kita sudah karib dengan motto: hidup ini menggambar dan menari (ngagambar jeung ngigel).
Semakin menemukan jatidirinya, seorang pelukis akan menemui karakternya yang khas, memikat, dan ekspresif. Itulah 'jampe pamake'-nya. Doa proses kreatifnya. Rupanya di ruang siaran pun begitu.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0093
MENGHIDUPKAN HIDUP
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Ada puisi pendek saya yang saya sebut NALIKAN, karena menggunakan rumus suku kata 3-2-5-2, tarekat (3) kita mengulang-ulang syareat Allah (2) agar menjadi manusia penengah (5), penegak keadilan):
kulempar
sauh
dari dunia
tumbuh
Puisi itu mengisyaratkan berhenti atau tidak, itu ada dalam hidup. Atau, diam dan bergerak harus atas alasan hidup. Untuk menghidupkan hidup. Bukan bunuh diri.
Kita sembahyang harus atas dasar menghidupkan hidup. Kita makan minum harus dalam rangka menghidupkan hidup. Kita tidak mabuk-mabukan dan mengkonsumsi narkoba karena alasan hidup. Kita tidak kriminal, tidak membunuh, karena kita menghidupkan hidup. Bahkan kita menegakkan hukuman tembakan mati, untuk Yang Maha Hidup
Siaran kita di radio, adalah pencerahan. Sekecil apapun. Di balik lagu Tidak Semua Laki-Laki dari Basofi Soedirman/Leo Waldy sekalipun. Agar hidup menemui kesejahteraan hidupnya. Lahir batin.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0094
SUARA IKLAN
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Apakah selain merasa memiliki suara yang baik untuk siaran harian, apakah anda merasa memiliki suara sangat bagus untuk mengisi suara iklan radio?
Kalau ya, selamat! Sebab rasa percaya diri sudah menjadi separo dari sukses membuat iklan. Pengarah, sutradara, programmer atau bagian produksi tinggal menyesuaikan suara anda dengan karakter pada naskah iklan produk yang mana. Karena tetap saja, suara seseorang punya ciri khas. Yang tidak bisa dipungkiri adalah khas suara anak-anak, remaja, dewasa, atau dewasa tua?
Biasanya penyiar yang punya suara begini sudah menyelidik, bisa mengukur, yang model begitu jatah suaraku, kalau yang itu bukan.
Maka bercintalah dengan pita suara anda. Kenali karakternya. Asuhlah agar dia hidup layak. Beri dia kebahagiaan dan kesejahreraan. Biar banyak terpakai oleh siaran radio anda.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0095
WAKTU PROMO ACARA
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Kalau secara teoritis ditanya, ada "berapa jenis" promo acara di radio, mungkin seorang senior radio yang kurang cermat pun sulit menjawabnya. Bahkan seorang progammer sekalipun. Maka catatan-catatan ini membuat kita jadi semakin cermat.
Tahukah satu rahasia mengapa Musa tidak boleh bertanya apapun kepada Khidr? Tentu, tahu tidak butuh bertanya. Otomatis Musa hanya akan bertanya sebelum tahu, tetapi setelah tahu, jatuh hukumnya: "tahu tidak akan bertanya, cuma membenarkan saja!". Makrifatullah=tahu.
Berdasarkan waktu penyiaran, promo acara minimal ada 3. Pertama dari jauh-jauh hari, biasanya dengan frekuansi tinggi ketika mata acara itu masih baru. Biar cepat dikenal dan ditunggu. Kedua, pada hari H dari jauh sebelum naik siar. Ini pengantar harian namanya. Ini juga sering dilakukan untuk saling dukung antara pembawa program yang satu dengan yang lainnya. Ketiga adalah sesaat sebelum acara dimulai. Biasanya melalui tanya jawab pergantian acara antara penyiar yang mau pamit dengan penyiar yang baru mau mulai tugas.
Promo yang terakhir ini juga bermaksud membangun kesetaraan antar program. Agar tidak jomplang. Pendengar dari satu acara bisa ditarik ke acara selanjutnya.
SALAM PROFESIONAL!
(gilang Teguh pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0096
NAMA PENYIAR & NAMA ACARA
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Sebenarnya "promo acara dan nama penyiar" juga terjadi pada saat berlangsung siaran acara yang dimaksud, misalnya penyiar mengucapkan, "Anda masih bersama saya, Nicka Denia dalam acara Dendang Dangdut". Tetapi yang model begini harus diberi catatan khusus.
Pertama, jelas tidak masuk Loog Iklan karena tidak ada pemutaran promo atau penyampaian adlibs secara khusus. Kedua, ada yang harus dibedakan ketika seseorang penyiar menyebut nama dirinya dan menyebut nama acaranya.
Secara psikologis, penyiar yang terlalu sering menyebut nama dirinya dalam 1-2 jam siaran akan sangat menjenuhkan. Pendengar akan merasa hal itu terlalu sombong. Untuk itu yang terdengar wajar, nama penyiar biasanya disebut di awal, di tengah dan di akhir acara.
Tetapi, penyebutan nama acara, apalagi yang ditempeli nama sponsor, biarpun diucapkan berkali-kali akan mendapatkan permakluman dari pendengar. Misalnya ucapan ini, "Anda masih bersama di acara Dendang "...". Yang diberi tanda "..." adalah nama produk sponsor.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0097
KECEPATAN MEMBACA TEKS
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Atau anda gunakan cara ini. Ini umum dilakukan di tempat kursus penyiar, tapi bisa digunakan juga oleh penyiar yang biasa siaran, sekadar latihan rutin. Karena seorang pemain teater saja akan mengasah kemampuan dasar aktingnya. Penyiar pun butuh anti malas itu.
Ambil koran apa saja. Bahkan kalau untuk tujuan sukses siaran Sunda bisa ambil koran berbahasa Sunda. Atau yang berbahasa Inggris. Lalu pilih satu berita atau artikel. Bacalah dengan cepat, lalu sangat cepat, tetapi tidak boleh salah tanda baca.
Dengan latihan ini kita akan mengenal karakter dasar vokal kita, kemampuan menghadapi teks dan kecepatan membaca. Kemampuan ini bisa terus naik kalau diasah terus menerus. Seumpama kelenturan dalam tarian.
Lebih afdol kalau latihan ini direkam, jadi kita bisa cek hasilnya, bisa dibanding-banding.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0098
BAHASA INTERNASIONAL
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Setiap penyiar yang berbahasa Indonesia, bahkan Sunda, perlu melengkapi bahasanya dengan bahasa Inggris. Bukan untuk bicara efektif. Tetapi standar untuk mengerti pembacaan istilah-istilah dalam bahasa Inggris itu.
Jika berkaca pada pengenalan bahasa Inggris secara formal di sekolah-sekolah, nampaknya standar minimal pengenalan bahasa Inggris sampai ke tingkat SMA adalah paling pas.
Apakah ini artinya pendidikan terendah untuk seorang penyiar adalah tamatan SMA? Bisa jadi. Tetapi untuk prestasi khusus kerap kita jumpai ada yang tamatan SMP memenuhi syarat siaran. Bahkan kadangkala yang seorang sarjana malah tidak.
Kenapa bahasa Inggris? Karena bahasa itu yang menjadi bahasa dunia saat ini, termasuk dalam dunia jusrnalistik.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0099
SILATURAHMI HATI
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Dunia siaran radio dari pukul 04.00 sampai pukul 24.00 adalah jam sibuk, jam berapapun kita dapat jatah siaran. Kalau persiapan siaran memakan waktu hampir 2 jam, lalu siaran 2 jam, setidaknya 4 jam yang kita gunakan untuk konsentrasi. Memang tidak lama seperti di pabrik yang mencapai 8 jam sehari, kecuali staf kantor, tetapi profesionalitas yang dituntut untuk dunia siaran juga beda. Penat off air yang berat juga jadi beban siang malam.
Jatah jam siar yang berbeda-beda membuat antar penyiar bisa tidak saling bertemu. Apalagi yang siaran jam 6 pagi dan yang siaran jam 6 sore. Sampai-sampai penyiar lama tak akrab dengan penyiar baru. Lalu kapan putaran jam siar itu dijeda dengan coffee break? Santai bersama semua crew untuk membangun kesegaran dan kekompakan?
Rapat crew tahunan atau per-6 bulan mungkin salahsatu jawabannya, tetapi suasana segar yang lain sangat kita butuhkan. Mungkin kita perlu jalan santai bersama. Perlu kemping. Perlu kegiatan luar ruang. Ini penting. Refresing untuk kepentingan dunia kerja.
Senam pagi sambil bersih-bersih dan ngopi bersama setiap Jumat pagi atau Minggu pagi perlu juga diperhitungkan. Tapi ini sifatnya untuk menjaga komitmen yang pernah kita bangun bersama dalam suasana yang beda itu.
SALAM PRPFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
-----
0100
JELAS PILIHAN
(Tips Untuk Orang Radio Sukses)
Ini catatan ke 100. Ijinkan saya mengucapkan Salam Orang Radio Indonesia. Untuk yang merasa seniman di radio, Salam Seniman Radio Indonesia. Sekaligus Salam Jurnalistik. Kita mungkin sama. Memulai karir radio dari penyiar. Lalu menguasai semua potensi radio.
Saya sendiri meninggalkan bangku mengajar di kelas karena dua pilihan, memastikan diri jadi guru PNS atau jadi Orang Radio? Saya punya ijasah Sekolah Pendidikan Guru saat itu. Tetapi saya juga pegang sertifikat jurnalistik terbaik nasional. Dua dunia yang menyenangkan. Apalagi saya paling bangga berdiri di bawah tiang bendera sebagai pembina upacara atau pembina pramuka. Tapi saya fikir, selama jadi orang radio, di aula bisa saya kumpulkan siapa saja dari TK sampai mahasiswa. Dan semua itu sudah terbukti. Latar belakang sebagai aktivis senibudaya sejak masa sekolah, juga aktivis remaja mesjid, ternyata besar manfaatnya.
Saya fikir, saya akan memberikan sesuatu kepada Indonesia melalui pintu radio. Terutama untuk para penyiar. Yaitu, keyakinan pada profesi dan keyakinan berada di tempat perjuangan yang mulia. Karena selama ini organisasi radio yang ada kadang hanya hadir sebagai tempat silaturahmi (arisan) para direktur. Untuk itu, secara informal, saling memotivasi antar awak siar adalah hal yang sangat besar nilainya.
Tahun 1991 senior saya di radio pernah ditanya oleh guru sekolahnya, "kamu masih di radio saja?" Kalimat yang lumayan sinis. Karena sehebat-hebatnya kerja di radio, tidak menjamin kerja sampai tua, sampai dapat pensiun seperti PNS. Punya popularitas tapi umur pendek. Walaupun potensial, walaupun tanpa kasus, kerja swasta akan kepentok hukum disukai atau tidak, diperpanjang atau tidak, ada pengurangan karyawan atau tidak, kolap atau tidak. Undang-undang buruh mana bicara soal disukai dan tidak disukai karena itu urusan hati. Bisa kerja eksis, dipercaya lebih dari 5-10 tahun tentu sudah hebat. Kalau mau panjang umur harus lompat-lompat radio. Selain itu, tahun 90-an masih ada pendapat miring, Radio tempatnya anak-anak nakal seperti diskotik. Nah, saya merasa ada di antara kita. Hidup kita tidak sendiri.
SALAM PROFESIONAL!
(Gilang Teguh Pambudi)
Cannadrama.blogspot.Com
#radio
#orangradioindonesia
#radioindonesia
#radiokomunitas
#prssni
---------------------------------------------
Komentar
Posting Komentar